MMMMhh....Zaman'y FOSS (Free Open Source Software). Yaphh....Kata-kata itu sering kita dengar sebagai makhluk yang bergelut di dunia Informasi dan komunikasi. Sebagai mahasiswa, buat saya pribadi untuk membeli sebuah sistem operasi yang berlisensi seperti windows mungkinlah cukup dengan bermimpi. setelah beberapa tahun menggunakan SO yang tidak berlisensi alias bajakan. saya coba untuk pindah ke Open Source. Tidaklah mudah, SO pertama saya menggunakan linux Mint Versi 5.0 yang merupakan variant dari Debian. Tenyata cukup sulit juga yach? tetapi setelah beberapa minggu memakai OpenSource sudah agak sedikit terbiasa. walau masih Newbie....jadi, kadang-kadang kalau ada sedikit masalah, pasti kayak anak kecil tanya sini, tanya situ, tanya ini, tanya itu. pokoknya tanya, tanya dan tanya.
ingin nya sih pake OpenSource trus. Tetapi, tidak seratus persen memakai OpenSouce. Ternyata di SO Linux saya masih ada jendelanya alias Windows. Owwwh.....Biasanya orang-orang memakai Linux hanya di virtual windows saja. Tetapi saya menggunakan Windows untuk virtual. jadi lebih ada yang newBie yach di banding saya.
hehehe....:)-
kalo di windows. teman-teman pasti menggunakan VMware untuk melakukan virtual terhadap sistem operasi linux. untuk linux pun ada....saya sudah dapatkan VMware yang berjalan di Sistem Operasi lInix. Tetapi belum di coba nie. saya mencoba menggunakan Virtual box saja. Apa itu virtualBox???sama saja dengan VMware. Kita bisa melakukan dual booting SO tanpa merubah struktur sistem dari Sistem Operasi yang asli.
Produk ini adalah salah satu produk dari SunMicrosystems.inc. jadi besifat OpenSource untuk produk yang satu ini. Silahkan coba dan install di SO operasi Linux anda. rasakan bedanya. untuk tulisan selanjutnya saya akan coba menjelaskan instalasi VirtualBox dan cara penggunaanya. Sebenarnya VirtualBox ini sudah tersedia dalam repository Ubuntu 8.10 Itrepid_ibex yang saya gunakan sekarang ini. Tapi versinya aga tertinggal. anda bisa download package terbarunya.
Sumber : www.virtualbox.org
download virtualBox :





0 responses to "Windows di dalam Linux"